APA jadinya jika liburan panjang tak lagi diisi riuh keluarga atau keramaian kawan, melainkan ditempuh sendirian dengan koper kecil dan peta sederhana?
Minggu pertama September 2025 langsung disambut dengan long weekend, dimulai Jumat, 5 September, saat umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, lalu disambung Sabtu dan Minggu.
Bagi sebagian orang, jeda singkat itu berarti kembali ke rumah keluarga, bercengkerama dengan kerabat, atau sekadar tidur panjang, namun bagi sebagian lain kesempatan ini membuka ruang baru: solo traveling.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berlibur seorang diri bukan sekadar pelarian dari rutinitas, melainkan cara untuk menepi, menguji keberanian, bahkan melatih ketangguhan menghadapi hal-hal tak terduga.
Menyusun Rencana Transportasi Pulang Pergi Dengan Cermat
Rencana perjalanan seringkali lebih menentukan ketimbang destinasi, karena dari rumah hingga kembali lagi, moda transportasi harus dipikirkan matang.
Pemula biasanya terjebak pada euforia berangkat, namun lupa menyiapkan kepulangan, padahal tiket balik yang tak terbeli bisa mengacaukan liburan singkat.
Baca Juga:
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
“Transportasi di lokasi juga perlu diperhatikan, agar kita tidak kehilangan waktu hanya untuk mencari cara berpindah tempat,” kata Rina Kartika, Manajer Pemasaran Traveloka.
Ia menambahkan, memahami opsi transportasi publik di destinasi liburan akan memberi rasa aman sekaligus menghemat biaya perjalanan.
Menimbang Akomodasi Aman Nyaman Meski Hanya Semalam
Penginapan kerap menjadi titik krusial dalam solo traveling, sebab di situlah tubuh beristirahat dan rasa aman dipertaruhkan.
Tidak cukup hanya murah, akomodasi juga harus memenuhi syarat strategis, dekat pusat transportasi, dan jelas reputasinya.
Baca Juga:
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Rina mengingatkan agar pelancong membaca ulasan sebelum memesan, karena “review dari tamu sebelumnya bisa memberi gambaran nyata soal keamanan dan kenyamanan.”
Bahkan untuk perjalanan singkat, penginapan yang salah pilih dapat merusak seluruh pengalaman liburan.
Membawa Rencana B Demi Fleksibilitas Saat Liburan
Dalam perjalanan, skenario tak selalu berjalan sesuai catatan rencana, maka ruang untuk rencana B selalu wajib tersedia.
Keterlambatan transportasi, cuaca mendadak buruk, atau lokasi wisata penuh sesak dapat memaksa perubahan agenda seketika.
“Solo traveler harus siap dengan opsi lain, jangan terpaku pada satu jadwal, karena fleksibilitas justru bagian dari petualangan,” ujar Rina.
Dengan begitu, liburan bukan lagi sekadar memenuhi rencana, melainkan menerima kejutan yang mungkin memberi pengalaman baru.
Memberi Kabar kepada Orang Terdekat Demi Keamanan
Meskipun bepergian sendiri, pelancong tidak berarti menghilang tanpa jejak, karena komunikasi tetap menjadi kunci keamanan.
Rina menekankan pentingnya update posisi kepada keluarga atau teman, minimal melalui pesan singkat atau unggahan sederhana.
“Langkah kecil ini bukan hanya soal perhatian, melainkan jaring pengaman ketika sesuatu tak terduga terjadi,” katanya.
Dengan begitu, orang terdekat tahu ke mana harus mencari bila perjalanan tiba-tiba tak terdengar kabarnya.
Membuka Diri dengan Orang Baru Sebagai Pengalaman Berharga
Di tengah perjalanan seorang diri, pertemuan dengan orang asing seringkali menjadi momen paling membekas, bahkan lebih dari destinasi itu sendiri.
Menyapa penduduk lokal, berbincang dengan sesama pelancong, atau sekadar bertanya arah bisa membuka pintu pertemanan baru.
Menurut Rina, pengalaman semacam itu membuat perjalanan lebih hidup: “Jaringan pertemanan bisa berkembang, bahkan bantuan datang dari arah yang tak terduga.”
Solo traveling akhirnya bukan hanya soal diri sendiri, tetapi juga tentang menemukan orang lain dalam suasana yang tak pernah kita bayangkan.****
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center








