Berguna untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Hasil Penelitian Beberkan Mengenai Manfaat Berpuasa

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 1 Maret 2025 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manfaat Berpuasa Berguna untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi. (Pexels.com/RDNE Stock Project)

Manfaat Berpuasa Berguna untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi. (Pexels.com/RDNE Stock Project)

JAKARTA – Tak lama lagi atau dalam hitungan jam, umat Muslim di seluruh dunia akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Mereka yang menjalaninya akan menahan haus dan lapar selama kurang lebih 12 jam.

Sejumlah penelitian sudah membuktikan manfaat berpuasa, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2021, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association mengaitkan puasa Ramadan dengan tekanan darah rendah.

Peneliti Rami Al-Jafar dan tim mengevaluasi 85 peserta berusia antara 29 dan 61 tahun dari lima masjid di London.

Peneliti mengukur tekanan darah sistolik (angka teratas) dan diastolik (angka terbawah) mereka sebelum Ramadan dan sekali lagi tepat setelahnya.

Tak hanya itu, mereka meminta para peserta untuk membuat catatan harian makanan selama tiga hari sebelum dan selama Ramadan.

Mereka mendeteksi penurunan rata-rata 7,29 mmHg pada tekanan darah sistolik dan 3,42 mmHg pada tekanan darah diastolik pada hari-hari setelah Ramadan.

Setelah disesuaikan dengan variabel seperti usia dan jenis kelamin.

“Sebagian besar penelitian sebelumnya telah dilakukan di negara-negara tempat para peserta berasal dari ras yang sama.”

“Mengonsumsi jenis makanan yang sama, dan memiliki budaya yang sama,” ujar Al Jafar dari Imperial College of London.

“Penelitian kami melibatkan beragam peserta dari budaya yang berbeda yang mengonsumsi berbagai jenis makanan.”

“Jadi ini adalah penelitian pertama yang dapat kami gambarkan sebagai berbasis komunitas,” imbuhnya.

Para peneliti memasukkan penelitian mereka di London dalam analisis terhadap 33 penelitian yang dilakukan di negara-negara seperti Iran, Pakistan, dan Turki.

Melibatkan total 3.213 peserta. Orang-orang dalam penelitian tersebut juga memiliki tekanan darah rendah setelah berpuasa selama Ramadhan.

Peneliti berpendapat bahwa penurunan tekanan darah itu merupakan hasil dari perubahan metabolisme

Yang terjadi setelah delapan hingga 12 jam berpuasa ketika tubuh mulai membakar keton alih-alih glikogen.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Taktik Mahasiswa Tangguh: Mengelola Stres Kuliah Tanpa Kehilangan Arah
Mengukir Tubuh Ideal: Rahasia Latihan Efektif di Era Modern
Mahasiswa Tangguh: Strategi Efektif Kelola Stres Kuliah Tanpa Terjebak Burnout
Melindungi Diri dari Ancaman Kanker Serviks: Mitos dan Fakta Vaksin HPV
Mengusir Lelah Akibat Anemia: Panduan Praktis untuk Hidup Lebih Berenergi
Ragam Warna Piring Kita: Mengapa Pola Makan Seimbang Lebih dari Sekadar Diet
Melindungi Diri dari Kanker Serviks: Pentingnya Vaksin HPV untuk Masa Depan Sehat
Rahasia Skincare Remaja: Kulit Bersih Tanpa Iritasi, Aman Jangka Panjang

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:30 WIB

Taktik Mahasiswa Tangguh: Mengelola Stres Kuliah Tanpa Kehilangan Arah

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:34 WIB

Mengukir Tubuh Ideal: Rahasia Latihan Efektif di Era Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 07:30 WIB

Mahasiswa Tangguh: Strategi Efektif Kelola Stres Kuliah Tanpa Terjebak Burnout

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:32 WIB

Melindungi Diri dari Ancaman Kanker Serviks: Mitos dan Fakta Vaksin HPV

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:31 WIB

Mengusir Lelah Akibat Anemia: Panduan Praktis untuk Hidup Lebih Berenergi

Berita Terbaru

Seorang pria dengan potongan rambut Textured Crop yang rapi namun tetap memiliki tekstur bervolume, menonjolkan tren gaya rambut pria yang diprediksi akan populer pada tahun 2026. Penataan ini menunjukkan perpaduan antara kesan santai dan terawat, ideal untuk tampilan sehari-hari yang stylish.

Kecantikan

Tiga Gaya Rambut Pria Terkini yang Siap Dominasi Tren 2026

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:00 WIB