ASOSIASI DOKTER GIGI TERBESAR DI ASIA PASIFIK DORONG PERUBAHAN PENDEKATAN KESEHATAN MULUT MENUJU MODEL PREVENTIF, DIDUKUNG BUKTI ILMIAH TERBARU YANG BERSKALA GLOBAL

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 25 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asia Pacific Dental Federation menerbitkan pedoman pertama tentang perawatan kesehatan mulut secara mandiri yang disusun dokter gigi, menegaskan bahwa pencegahan penyakit mulut dapat dilakukan semua orang. LISTERINE® turut mendukung kampanye tersebut dengan pendekatan ilmiah.

SINGAPURA, 25 Mei 2026 /PRNewswire/ — Asia Pacific Dental Federation (APDF) meluncurkan makalah bertajuk "The Power of Prevention: Evidence-Based Guidelines for Self-Oral Care", pedoman lengkap mengenai praktik perawatan kesehatan mulut harian yang efektif, serta dampaknya terhadap kesehatan secara menyeluruh.

Across Asia Pacific, oral diseases—including periodontitis, gingivitis, and dental caries—continue to pose a significant public health burden. These data highlight the urgent need for stronger prevention, early detection, and sustained oral care interventions.
Across Asia Pacific, oral diseases—including periodontitis, gingivitis, and dental caries—continue to pose a significant public health burden. These data highlight the urgent need for stronger prevention, early detection, and sustained oral care interventions.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Makalah tersebut disusun ahli kesehatan gigi regional dengan dukungan Kenvue, produsen LISTERINE®. Makalah ini menegaskan bahwa sebagian besar penyakit mulut seperti gingivitis, gigi berlubang, dan periodontitis sebenarnya dapat dicegah. Meski demikian, penyakit tersebut hingga kini masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Asia Pasifik yang paling marak ditemui dan kurang tertangani–dampaknya bahkan mengganggu jantung, paru, dan organ lain.

"Kesehatan mulut menentukan kondisi kesehatan manusia secara keseluruhan," ujar Dr. Arleen Reyes, President, Asia Pacific Dental Federation. "Sebagian besar penyakit mulut dapat dicegah. Namun, jenis penyakit tersebut masih menjadi beban besar bagi individu maupun sistem layanan kesehatan di kawasan Asia Pasifik. Pencegahan merupakan metode yang paling efektif dalam menjaga kesehatan mulut, dan kini saatnya metode ini dimanfaatkan secara maksimal. Makalah tersebut mengajak pasien, dokter gigi, sekolah, dan pembuat kebijakan agar menyadari bahwa kesehatan mulut dimulai dari kebiasaan sehari-hari di rumah," katanya.

OBAT KUMUR SECARA KLINIS MEMPERKUAT RUTINITAS PERAWATAN KESEHATAN MULUT

Banyak orang memahami pentingnya menyikat gigi dua kali sehari. Namun, APDF menilai, kebiasaan tersebut hanya menjangkau sekitar 25% permukaan rongga mulut. Area lain seperti gusi, lidah, pipi bagian dalam, dan sela-sela gigi yang menjadi tempat penumpukan bakteri sering kali tidak terjangkau.

Makalah APDF menyebutkan bahwa penggunaan obat kumur terapeutik setiap hari, serta kebiasaan menyikat gigi dan membersihkan sela gigi, turut membersihkan area yang tidak terjangkau metode pembersihan gigi secara mekanis. Berdasarkan studi APDF, rutinitas tersebut mampu mengurangi plak hingga 25-50% dalam enam bulan, serta memperbaiki kondisi peradangan dan pendarahan gusi sebesar 15-30% ketimbang hanya menyikat gigi dan memakai benang pembersih gigi (flossing). Salah satu studi bahkan mencatat penurunan plak sebesar 30,8%, gingivitis 39%, dan perdarahan gusi hingga 67,8%.

Dari berbagai formula obat kumur yang diteliti, kandungan essential oil (EO) dan chlorhexidine (CHX) dinilai memiliki bukti ilmiah yang paling kuat dalam menjaga kesehatan gusi dan mengurangi plak. Formulasi EO cocok digunakan setiap hari dalam jangka panjang, sedangkan CHX lebih direkomendasikan untuk penggunaan jangka pendek.

PIHAK YANG PALING BANYAK MEMPEROLEH MANFAAT RUTINITAS TERSEBUT

Kendati rutinitas tiga langkah tersebut bermanfaat bagi semua orang, APDF menyoroti sejumlah pihak yang memperoleh manfaat terbesar dari penggunaan obat kumur harian:

  • Anak-anak usia enam tahun ke atas dan remaja: penggunaan obat kumur setiap hari turut mencegah gigi berlubang, serta mendukung kebersihan gigi untuk pengguna kawat gigi.
  • Orang dewasa dengan penyakit kronis: kesehatan gusi berkaitan dengan kesehatan jantung, diabetes, dan sistem pernapasan.
  • Lansia dan pengguna obat jangka panjang: gejala mulut kering sering dialami kelompok ini sehingga lebih berisiko mengalami kerusakan gigi.

"Rutinitas menjaga kebersihan mulut setiap hari merupakan cara terbaik untuk melindungi kesehatan gigi dan mulut di sela-sela jadwal kunjungan ke dokter gigi," ujar Dr. Jose Angelo Militante, Chairman, Commission of General Dental Practice, Asia Pacific Dental Federation, dan Ahli Bedah Mulut. "Penggunaan obat kumur antimikroba setelah tindakan medis juga berkaitan dengan hasil pemulihan yang lebih baik, karena turut menekan risiko infeksi pascaoperasi dan mempercepat penyembuhan luka."

Dengan jumlah penderita penyakit mulut yang mencapai 3,5 miliar orang di dunia, APDF mendorong pemerintah dan pembuat kebijakan agar tindak pencegahan menjadi prioritas dalam kesehatan masyarakat.

LISTERINE® MENDUKUNG PEDOMAN YANG DISUSUN DOKTER GIGI

LISTERINE® mendukung penelitian terkait manfaat obat kumur selama lebih dari 100 tahun. Produk LISTERINE® telah melalui lebih dari 50 uji klinis dan digunakan lebih dari satu miliar orang di 85 negara. Sebagai obat kumur antimikroba berbahan essential oil, LISTERINE® sejalan dengan temuan APDF yang menempatkan formulasi EO sebagai salah satu pilihan terbaik untuk penggunaan jangka panjang.

Dr. Ashley Barlow, Senior Director, Medical and Safety Sciences, Asia Pasifik, Kenvue, mengatakan, "Rutinitas menjaga kesehatan mulut dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari di rumah. "Makalah APDF mengingatkan kita bahwa rutinitas berupa menyikat gigi, membersihkan sela gigi, dan menggunakan obat kumur setiap hari merupakan langkah realistis yang didukung bukti ilmiah. LISTERINE® telah menjadi bagian dari rutinitas tersebut selama lebih dari satu abad. Kami selalu berkomitmen mendukung pendekatan pencegahan yang benar-benar efektif."

Makalah selengkapnya: https://bit.ly/APDFWhitePaper.

TENTANG ASIA PACIFIC DENTAL FEDERATION (APDF) 

Asia Pacific Dental Federation (APDF) merupakan organisasi berpengaruh di bidang kesehatan gigi dan mulut di kawasan Asia Pasifik, serta perwakilan resmi regional dari Federation Dentaire Internationale (FDI). Saat ini APDF memiliki 31 negara anggota.

TENTANG LISTERINE®

LISTERINE® telah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kesehatan mulut sejak 1879. Produk ini dikembangkan melalui berbagai penelitian ilmiah terkait manfaat obat kumur dalam mengurangi plak, menjaga kesehatan gusi, memperkuat gigi, dan memberikan napas segar yang tahan lama. LISTERINE® digunakan lebih dari satu miliar orang di lebih dari 85 negara dan telah memperoleh pengakuan dari berbagai asosiasi dokter gigi di seluruh dunia, termasuk Asia Pacific Dental Federation (APDF). LISTERINE® menjadi salah satu produk legendaris dari Kenvue yang telah hadir selama lebih dari 100 tahun, serta melalui lebih dari 50 uji klinis. Menurut data Euromonitor International, LISTERINE® merupakan merek obat kumur nomor satu di dunia[1] berdasarkan angka penjualan ritel pada 2025. Lebih lagi, LISTERINE® terbukti mampu membunuh 99,9% bakteri yang menyebabkan napas tak sedap, serta menjaga kesehatan gusi, kebersihan gigi, dan kesegaran napas.

[1] Euromonitor International Limited; Beauty and Personal Care 2026 edition, per Mouthwashes/Dental Rinses category definition, retail value RSP, 2025 data

 

Berita Terkait

Tokoh budaya & media Tiongkok dan mancanegara mengunjungi Lembah Otomotif Tiongkok
CityUHK Cetak Sejarah, Capai Peringkat Keempat di Asia dalam “QS Asia University Rankings 2027”, untuk Pertama Kalinya Tercatat dalam Jajaran Lima Besar Asia; Raih Peringkat Teratas dalam Tiga Indikator di Asia dan Delapan Indikator di Hong Kong.
Cambridge Luncurkan Laporan Terbaru, Dorong Keterlibatan Guru dalam Penyusunan Kebijakan AI di Sekolah
Taylor’s University Pertahankan Gelar Universitas Swasta Terbaik di Asia Tenggara Selama Enam Tahun Berturut-turut
Lazada Indonesia Hadirkan Pengiriman Ekstra Aman, iPhone Duo Tiba di Tangan Pelanggan Kurang dari 24 Jam
Segway Powersports Perkenalkan Jajaran Produk MY27 dan iFUN 2.0 di EICMA 2026, Perluas Ambisi di Pasar Global
NCCN dan Rumah Sakit Kanker Nasional Vietnam Memperluas Kolaborasi untuk Memajukan Sumber Daya Perawatan Kanker di Vietnam
Ampace Perkenalkan Teknologi Baterai Kendaraan Roda Dua di Ajang EICMA Milan, Buktikan Keandalan Produk di Pasar Global

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 15:05 WIB

Tokoh budaya & media Tiongkok dan mancanegara mengunjungi Lembah Otomotif Tiongkok

Kamis, 5 November 2026 - 10:09 WIB

CityUHK Cetak Sejarah, Capai Peringkat Keempat di Asia dalam “QS Asia University Rankings 2027”, untuk Pertama Kalinya Tercatat dalam Jajaran Lima Besar Asia; Raih Peringkat Teratas dalam Tiga Indikator di Asia dan Delapan Indikator di Hong Kong.

Kamis, 5 November 2026 - 09:55 WIB

Cambridge Luncurkan Laporan Terbaru, Dorong Keterlibatan Guru dalam Penyusunan Kebijakan AI di Sekolah

Kamis, 5 November 2026 - 08:50 WIB

Taylor’s University Pertahankan Gelar Universitas Swasta Terbaik di Asia Tenggara Selama Enam Tahun Berturut-turut

Kamis, 5 November 2026 - 06:29 WIB

Segway Powersports Perkenalkan Jajaran Produk MY27 dan iFUN 2.0 di EICMA 2026, Perluas Ambisi di Pasar Global

Berita Terbaru

Seorang remaja perempuan sedang membersihkan wajahnya dengan pembersih berbusa lembut, menunjukkan pentingnya langkah pertama dalam rutinitas perawatan kulit yang sehat dan aman. Gambar ini menekankan kebiasaan baik sejak dini untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit remaja.

Kesehatan

Kulit Remaja Sehat: Panduan Memilih Skincare Aman dan Efektif

Kamis, 5 Nov 2026 - 07:30 WIB